CIAMIS, – Kongres XVI Keluarga Besar Mahasiswa Galuh Jaya Jabodetabek resmi digelar di Kabupaten Ciamis, Sabtu (8/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula DPRD Ciamis tersebut dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Ciamis, Andang Firman Triyadi.
Kongres ini dirangkaikan dengan Seminar Nasional bertema “Penguatan Ketahanan Generasi Muda: Strategi Preventif dan Kuratif dalam Menghadapi Kekerasan Seksual serta Penyimpangan Orientasi Seksual (LGBT).”
Dalam sambutannya, Andang menegaskan bahwa kongres bukan sekadar forum pergantian kepemimpinan organisasi.
Menurutnya, kongres harus menjadi ruang untuk meneguhkan idealisme, merawat persaudaraan, menyatukan gagasan, sekaligus merumuskan langkah nyata bagi masa depan organisasi dan masyarakat.
“Mahasiswa Galuh tidak hanya harus cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara emosional, kokoh secara moral, kuat dalam karakter, serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi,” ujar Andang.
Ia mengatakan, generasi muda saat ini hidup di tengah perubahan yang berlangsung sangat cepat. Kemajuan teknologi dan keterbukaan informasi memberikan peluang besar, namun sekaligus menghadirkan tantangan terhadap karakter dan pola pergaulan.
Salah satu persoalan yang mendapat perhatian serius adalah kekerasan seksual. Menurut Andang, pencegahan dan penanganannya harus dilakukan bersama, mulai dari keluarga, sekolah, perguruan tinggi hingga lingkungan masyarakat.
Terkait persoalan orientasi seksual, termasuk LGBT, Andang mengajak masyarakat mengedepankan pendekatan yang bijaksana dengan tetap berlandaskan nilai agama, norma sosial, pengetahuan dan penghormatan terhadap martabat manusia.
Ia menegaskan, upaya pencegahan tidak boleh dilakukan melalui kebencian, perundungan, penghinaan maupun kekerasan. Nilai dan prinsip tetap dapat dipegang teguh tanpa menghilangkan sikap kemanusiaan.
Andang kemudian mengajak pemerintah, keluarga, sekolah, perguruan tinggi, tokoh agama, organisasi kepemudaan dan masyarakat untuk bergerak bersama membangun ketahanan generasi muda.
“Mencegah sebelum terjadi, melindungi ketika terjadi, memulihkan ketika terluka, dan menguatkan kembali harapan generasi muda. Karena membangun manusia adalah membangun peradaban,” tegasnya.
Menutup sambutannya, Andang berharap Kongres XVI Keluarga Besar Mahasiswa Galuh Jaya Jabodetabek melahirkan gagasan-gagasan besar, kepemimpinan yang amanah dan komitmen untuk terus memberikan manfaat bagi masyarakat, daerah dan bangsa. Membangun generasi muda berarti sedang menanam masa depan Ciamis dan Indonesia.
PROKOPIM CIAMIS
photo_cameraDokumentasi
Topik Terkait:
Apakah artikel ini bermanfaat?
Bantu admin instansi meningkatkan kualitas publikasi.